Home Berita Presiden Italia: Indonesia bisa jadi contoh kelola Keberagaman

Presiden Italia: Indonesia bisa jadi contoh kelola Keberagaman

Dubes RI Esti Andayani menjadi dutabesar perempuan pertama dari Indonesia yang ditugaskan di Italia

158
0
SHARE
Dubes RI untuk Italia Esti Andayani diterima oleh Presiden Italia Sergio Mattarella di Istana Presiden di Roma, Italia (18/5/2017). Foto KBRI Roma

ROMA, Italia – Indonesia dengan penduduknya yang majemuk, dapat menjadi contoh negara mengelola keberagaman sosial dan budaya. Hal ini disampaikan Presiden Italia Sergio Mattarella saat menerima Duta Besar Republik Indonesia Esti Andayani, di Istana Presiden Italia, Kamis 18 Mei 2017.

Dubes Esti menyerahkan Surat Kepercayaan (Letter of Credence) dari Presiden Joko Widodo atas penunjukkannya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Italia kepada Presiden Mattarella.

“Saya mengharapkan dalam waktu dekat dapat dilaksanakan kegiatan dialog antarbudaya dan antar agama dan keyakinan antara Indonesia dan Italia,” kata Mattarella. “Presiden Italia sangat terkesan dengan kunjungan beliau ke Mesjid Istiqlal yang arsiteknya adalah seorang Kristiani,” kata Esti Andayani kepada Rappler melalui pesan pendek, Senin 22 Mei 2017.

Esti yang sebelumnya menjabat direktur jenderal informasi dan diplomasi publik di Kementerian Luar Negeri Indonesia adalah duta besar RI yang ke-20 untuk Italia. Esti menjadi dubes RI perempuan pertama yang ditugasi memimpin perwakilan Indonesia di sana.

Kepada Dubes Esti, Presiden Mattarella kembali menyampaikan undangannya agar Presiden Jokowi dapat melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Italia. Matarella menekankan pentingnya promosi pariwisata dan budaya untuk meningkatkan saling pengertian maupun kerja sama antara masyarakat kedua negara. Presiden juga menyinggung potensi kerjasama kemaritiman diantara kedua negara.

“Saya juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk Presiden dan seluruh warga negara Italia seraya menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mempererat kerja sama bilateral kedua negara,” kata Esti, yang juga menyampaikan bahwa penugasan di Italia merupakan bagian dari upaya-upaya pencapaian visi dan misi Pemerintah RI sebagaimana tertuang dalam Nawacita Presiden Joko Widodo.

 

Baik Presiden Matarella maupun Dubes Esti optimistis kemitraan RI-Italia akan semakin terjalin, seiring dengan kerja sama dalam berbagai forum internasional, termasuk forum negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia, G20. Selain itu dibahas pula tindak lanjut kerja sama yang menjadi komitmen kedua negara pada saat kunjungan kenegaraan Presiden Sergio Mattarella ke Indonesia bulan November 2015.

Surplus Perdagangan Indonesia-Italia

Kunjungan Menteri Pembangunan Ekonomi Italia, Carlo Calenda, yang disertai Delegasi Bisnis dari Italia ke Jakarta tanggal 15-16 Mei 2017 menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama baru. Hal ini mencerminkan adanya peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan yang saling menguntungkan.

Charles F. Hutapea, Counsellor Penerangan Sosial dan Budaya dari KBRI Roma, mengungkapkan bahwa pada 2016 lalu total nilai perdagangan bilateral RI – Italia mencapai hampir US$ $3 miliar dolar. Dari perdagangan tersebut, Indonesia mengalami surplus sebesar US$185 juta dolar.

Minat masyarakat Italia untuk lebih mengenal Indonesia juga semakin meningkat. Sejumlah 80 ribu wisatawan Italia berkunjung ke Indonesia pada tahun 2016. Pelajar serta mahasiswa Italia yang belajar ke Indonesia pun menunjukkan kenaikan jumlah dari tahun ke tahun. Pada bulan April 2017, WNI di Italia sejumlah 2.585 dengan 401 diantaranya adalah pelajar.